You cannot copy content of this page

Tanya-Jawab Seputar BIO1 Racing & BIO1 Diesel

Bio1 Racing sangat aman untuk digunakan dalam kendaraan karena terbuat dari bahan-bahan organik yang apabila dicampurkan dengan bensin akan menghasilkan campuran dan senyawa pada bensin yang menaikkan kualitas bensin sehingga menghasilkan performa terbaik, merawat mesin dan mereduksi emisi gas buang 80 % ke atas. Bio Racing harus digunakan sesuai dengan takaran/dosis yang telah ditetapkan. Tidak akan ada efek samping selama Bio Racing digunakan sesuai dengan dosis tetapan.Bahkan akan menghasilkan efek positif pada kendaraan anda.

Bio1 Racing sangat aman untuk digunakan dalam kendaraan karena terbuat dari bahan-bahan organik yang apabila dicampurkan dengan bensin akan menghasilkan campuran dan senyawa pada bensin yang menaikkan kualitas bensin sehingga menghasilkan performa terbaik, merawat mesin dan mereduksi emisi gas buang 80 % ke atas. Bio Racing harus digunakan sesuai dengan takaran/dosis yang telah ditetapkan. Tidak akan ada efek samping selama Bio Racing digunakan sesuai dengan dosis tetapan.Bahkan akan menghasilkan efek positif pada kendaraan anda.

Berbicara tentang bahan baku, Bio1 Racing terbuat atas 5 bahan organik sepenuhnya, bahan baku yang semuanya ada di Indonesia sehingga tidak perlu mengimpor, dengan komposisi dan proses produksi tertentu yang terukur dan terjamin sehingga menghasilkan kualitas terbaik. Salah satu bahan organik dalam Bio1 Racing
adalah Menthol. Seperti kita tahu, menthol adalah senyawa kimia yang berasal dari alam dan termasuk ke dalam kelompok monoterpen siklik. Monoterpen adalah jenis hidrokarbon dengan rantai karbon 10 (Sebagai perbandingan, kita lihat definisi dari bensin adalah kumpulan dari senyawa-senyawa hidrokarbon dengan rantai karbon antara C5 sampai dengan C10 dan menghasilkan pembakaran yang baik untuk mesin). Salah satu manfaat dari menthol (dengan takaran tertentu) pada bensin adalah mampu menghasilkan senyawa baru yang terbakar dengan sempurna dan tidak beracun bagi manusia dan lingkungan.

Permasalahannya adalah, merupakan hal yang sangat tidak efisien apabila setiap SPBU harus menyediakan bensin dengan semua nilai RON, misal : RON 88, 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95, 96, 97, dst. Betapa besarnya ukuran SPBU dengan banyak nozzle yang akan menyulitkan dalam proses pengisian bensin maupun pengelolaan SPBU tersebut. Solusi
yang diambil adalah disediakan hanya beberapa nilai RON saja yang dianggap bisa mewakili semua nilai kompresi mesin pada kendaraan. Artinya nilai RON tersebut dinilai masih cukup efisien mendekati pembakaran sempurna apabila digunakan pada berbagai jenis kompresi mesin. Atas dasar itulah maka dikenal rumus seperti di bawah ini :

  • RON 88 untuk kompresi mesin antara 8,1:1 s/d 8,5:1
  • RON 90 untuk kompresi mesin antara 8,6:1 s/d 9,2:1
  • RON 92 untuk kompresi mesin antara 9,3:1 s/d 10,0:1
  • RON 95 untuk kompresi mesin antara 10,1:1 s/d 10.7:1
  • RON 97 untuk kompresi mesin antara 10,8:1 s/d 11,5:1
  • RON 100 untuk kompresi mesin antara 11,6:1 s/d 12,2:1

Dari daftar itu bisa kita dapat nilai kompresi minimal dan maksimal untuk RON tertentu.
Misal : Nilai kompresi mesin minimal untuk RON 92 adalah 9,3:1. Nilai kompresi mesin
maksimal untuk RON 95 adalah 10,7:1, dst.

Sebelumnya akan kita perkenalkan sedikit dulu tentang CN yang merupakan kependekan dari Cetane Number. Cetane Number merupakan besaran yang digunakan pada bahan bakar diesel atau apabila kita mengacu pada merk dagang Pertamina, disebut Solar.

Cetane Number adalah Besaran yang menentukan mudah atau susahnya solar terbakar apabila solar ditekan dengan tekanan tertentu pada ruang bakar mesin. Solar yang mudah terbakar dengan tekanan kecil memiliki Nilai CN yang lebih tinggi dibandingkan dengan solar yang baru terbakar pada tekanan mesin yang lebih tinggi. alau kita bandingkan dengan bensin, seakan-akan nilai RON berkebalikan dengan nilai CN. Semakin susah terbakar, nilai RON semakin tinggi tapi nilai CN semakin rendah. Sebaliknya semakin mudah terbakar, nilai RON semakin rendah tapi nilai CN semakin tinggi.

Resiko menggunakan RON terlalu rendah/CN terlalu tinggi adalah mesin akan ngelitik sehingga lebih cepat rusak (umur kendaraan lebih pendek), kurang bertenaga dan boros. Resiko menggunakan RON terlalu tinggi/CN terlalu rendah adalah mesin akan tidak bertenaga, panas dan boros. Mesin yang terlalu panas juga akan mempercepat ausnya mesin sehingga umur kendaraan lebih pendek. Kesimpulan : Gunakan bahan bakar dengan RON/CN yang sesuai dengan kompresi kendaraan agar tercapai performa kendaraan yang maksimal dengan bahan bakar paling irit dan umur kendaraan paling panjang.

Sudah terjawab dari pertanyaan di atas

Aturan ambang batas emisi gas buang terbaru menerapkan aturan emisi gas buang yang harus rendah untuk semua kendaraan baik kendaraan berbahan bakar bensin maupun solar. Bio1 Racing (untuk bensin) dan Bio1 Diesel (untuk solar) mampu untuk menurunkan/mereduksi emisi gas buang pada kendaraan anda 80 % bahkan lebih. Menggunakan Bio1 Racing dan Bio1 Diesel pada kendaraan anda berpengaruh besar membantu pemerintah dan melestarikan alam semesta.

Berbicara performa mesin berbicara tentang kendaraan secara keseluruhan. kita akan berbicara kualitas bahan bakar, kualitas oli/pelumas, kualitas mesin dan kualitas pendukung lainnya. Semuanya sangat berpengaruh. Tidak bisa kita berbicara hanya satu faktor saja. Misal : Ring Seher yang rusak saja pada motor akan berpengaruh sangat besar (50 % lebih) pada performa. Atau misalnya gear set yang sdh aus dan rantai yang kering, itu pun berpengaruh sampai dengan 10% pada performa kendaraan. Jadi banyak sekali faktor yang berpengaruh. Karena itu agar performa maksimal, maka semua faktor harus diperhatikan secara seksama.

Tapi, kita tetap bisa mengukur perbedaan pada performa mesin walau hanya dengan 1 faktor saja, misalkan kesesuaian antara nilai kompresi mesin dan RON. Misalkan anda pengguna kendaraan Avanza. Apabila anda menggunakan bensin dengan RON 88 dibandingkan dengan menggunakan RON 95, anda akan dapat merasakan perbedaan performa yang cukup kentara termasuk perbedaan dari penghematan bahan bakar. Penggunaan RON 95 pada Avanza akan menghasilkan performa yang jauh lebih baik dan penghematan yang cukup besar (20 % – 30 % bahan bakar).

Tidak peduli mesin tersebut adalah mesin lama atau baru, 2 tak atau 4 tak,mesin turbo ataupun bukan, hal yang harus diperhatikan hanyalah kesesuaian antara nilai kompresi mesin dengan nilai RON. Kalau kompresi mesinnya mensyaratkan nilai RON tertentu, maka harus digunakan/dibuat bensin dengan nilai RON tersebut. Kalau
memang dibutuhkan, maka Bio Racing bisa digunakan agar nilai RON pada bensin tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan mesin tersebut.

Bio1 Diesel adalah aditif untuk bahan bakar Diesel (solar) berbentuk padatan. Sama dengan Bio1 Racing, Bio Diesel terbuat dari sepenuhnya bahan organik yang terdapat di Indonesia. dibuat dengan komposisi dan proses yang terukur dan terjamin sehingga menghasilkan produk yang sangat berkualitas.

Penggunaan 1 tablet Bio Diesel yang dicampurkan pada 10 liter solar biasa akan menghasilkan solar yang berkualitas
tinggi (setara dengan solar premium yang dijual di SPBU-SPBU lokal maupun asing). Salah satu bahan yang digunakan dalam Bio1 Diesel adalah Citrunella (Sereh Wangi).

Kandungan terbesar Citrunella adalah zat-zat terpen yang terdiri atas monoterpen(C10), isoterpen(C15) dan diterpen (C20). Hal ini sesuai dengan definisi dari Bahan Bakar Diesel/Diesel yaitu kumpulan dari senyawa-senyawa hidrokarbon dengan rantai karbon antara C10 sampai dengan C20 yang menghasilkan pembakaran yang baik untuk mesin diesel. Hasil penelitian berbagai universitas di Indonesia maupun dunia menunjukkan bahwa penggunaan Citrunella sebagai campuran pada bahan bakar diesel dengan dosis tertentu akan menghasilkan kenaikan nilai CN dan berfungsi sebagai anti mikroorganisme pada bahan bakar. Ditambah dengan beberapa bahan organik lain, Eco

Diesel yang dicampurkan pada bahan bakar diesel akan menghasilkan nilai CN yangmeningkat, pembakaran yang lebih sempurna, perawatan mesin yang lebih baik dan mereduksi emisi gas buang

Justru mesin-mesin diesel yang baru lah yang sangat membutuhkan bahan bakar diesel yang sangat berkualitas, jenis yang biasa disebut dengan solar premium. Mesin-mesin baru sangat tidak cocok dengan solar biasa dan sangat disarankan menggunakan solar premium. Bio1 Diesel dengan formula khususnya mampu untuk meng-upgrade solar biasa menjadi solar premium dengan dosis 1 tablet untuk 10 hingga14 liter. Karena itu, bagi para pengguna kendaraan berbahan bakar diesel dengan teknologi/model terbaru, sangat disarankan untuk menggunakan solar biasa + Bio Diesel agar kendaraan anda memiliki performa terbaik, umur kendaraan yang panjang, perawatan mesin yang lebih baik dan juga ramah lingkungan.

Untuk kendaraan model lama, sebetulnya membutuhkan jenis bahan bakar diesel yang lebih baik sedikit dari solar biasa, tapi membutuhkan nilai CN yang tidak setinggi solar premium (sebagai pengetahuan, kendaraan diesel lama memiliki nilai kompresi mesin yang lebih tinggi dari kendaraan model baru. Itulah sebabnya kendaraan diesel model lama membutuhkan nilai CN yang lebih rendah dari kendaraan diesel model baru, yaitu sekitar 48-49). Uniknya, Bio1 Diesel juga sudah disiapkan agar bisa digunakan pada kendaraan diesel model lama. Dosisnya adalah sebagai berikut : 1 tablet Bio Diesel ditambahkan pada 10 liter solar biasa.

Iya, mengingat nilai CN yang sedikit lebih tinggi pada solar premium (51-53) dibandingkan dengan solar biasa (48-49), solar premium lebih cepat terbakar apabila digunakan pada kendaraan diesel model lama. Akibatnya akan terjadi ngelitik dan membuat mesin diesel lama lebih cepat rusak. Karena itu, untuk menjembatani hal ini, pihak Pertamina tahun 2016 ini akan mengeluarkan Dex lite, yang merupakan produk solar pertengahan antara solar biasa
dan solar premium.

Leave a Reply